Benda

Keledai, himar

Hewan dalam Alkitab

Keledai adalah hewan peliharaan yang termasuk famili yang sama dengan kuda, tetapi lebih kecil dan bertelinga lebih panjang. Keledai yang dibiakkan dan dipakai di Timur Tengah adalah keledai liar Nubia atau Somalia yang dijinakkan, Equus Asinus africanus. Dalam keadaan liar aslinya, hewan ini adalah keledai kelabu dengan perut pucat keputihan dan cincin gelap di bagian bawah kakinya. Hewan ini sudah dijinakkan di Mesir sejak tahun 2500 sM. Dalam bentuk peliharaannya, sebagai akibat persilangan dengan keledai dari Eropa dan Persia, keledai menjadi beraneka warna, dari cokelat tua, cokelat muda, sampai kelabu seperti aslinya, dan kadang-kadang putih. Kata Ibrani chamor berasal dari akar kata yang berarti “cokelat kemerahan”.

Keledai adalah hewan pengangkut beban yang baik; mereka dapat membawa beban sebanyak bagal yang lebih besar tanpa suasana hati bagal yang tidak dapat diduga. Mereka juga sangat tahan lelah dan mudah diberi makan, karena memakan hampir semua tumbuhan yang ada. Keledai yang lebih besar (biasanya betina) juga sering dipakai untuk ditunggangi.

Keledai sangat dihargai pada zaman Alkitab, terutama yang betina, karena cocok untuk mengangkut beban dan ditunggangi serta dapat beranak. Keledai dipandang sebagai sahabat terbaik manusia di dunia hewan. Keledai adalah alat transportasi rakyat biasa, dan banyak keluarga biasa memiliki seekor keledai. Keledai dipakai untuk membajak dan untuk memutar batu kilangan yang besar, dan juga sebagai alat transportasi.

Sekarang keledai peliharaan terdapat di seluruh sabana Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan dan Tengah, Eropa, Amerika Latin, dan Australia. Keledai tampaknya tidak dipelihara di daerah hutan hujan atau daerah monsun, tetapi tetap sering dikenal di daerah-daerah itu.

Gambar

Keledai
KeledaiSue Rickhuss, CC0, Pixabay

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

אָתוֹן ‘athon · 28 ayat
חֲמוֹר chamor · 93 ayat
עַיִר ‘ayir · 7 ayat
ὄνος onos · 7 ayat
ὀνάριον onarion · 1 ayat
πῶλος pōlos · 11 ayat
ὑποζύγιον hupozugion · 3 ayat

Maknanya

Keledai dianggap sebagai kebutuhan dasar rumah tangga, sehingga jumlah keledai yang ada menjadi ukuran tingkat kemakmuran suatu masyarakat pada masa tertentu. Sementara hanya orang-orang yang berkuasa di bidang politik atau militer yang menunggang kuda (yang biasanya dimiliki negara), rakyat biasa menunggang keledai. Inilah makna bagian : raja yang menang itu akan kembali ke kota dengan menunggang keledai, sehingga menyamakan dirinya dengan orang Israel biasa, bukan dengan panglima perang yang berjaya.

Lebih lanjut

Kata-kata Ibrani dan Yunani ini (kecuali pōlos dan hupozugion, lihat pembahasan di bawah) semuanya jelas merujuk pada keledai peliharaan equus asinus. Namun, kata-kata itu memang memiliki sedikit perbedaan makna satu sama lain.

Chamor dan onos adalah kata umum untuk keledai, sedangkan ’athon (berjenis kelamin feminin) secara khusus merujuk pada keledai tunggangan atau keledai yang dipakai untuk ditunggangi. Keledai tunggangan biasanya keledai betina yang besar dan kuat; yang jantan terlalu sulit dikendalikan bila berada di dekat betina yang sedang berahi. Kata Ibrani ini berasal dari akar kata yang berarti “kuat”.

‘Ayir merujuk pada keledai jantan muda (kemungkinan dengan penekanan pada kelincahannya dan sulitnya mengendalikannya, karena akar kata Ibraninya berarti kira-kira “lincah dan bersemangat”).

Onarion berarti keledai muda, jantan atau betina. Beberapa bahasa memiliki kata khusus untuk keledai muda. Kata seperti itu cocok untuk menerjemahkan onarion.

Kata hupozugion, yang sering diterjemahkan “keledai”, sebenarnya menunjuk pada hewan beban apa pun. Walter Bauer, ahli Perjanjian Baru Jerman yang terkenal, berargumen dengan sangat meyakinkan bahwa hewan yang dimaksud dalam dalam ungkapan epi pōlon huion hupozugiou adalah anak kuda, bukan keledai (1953:220-229). Dalam beberapa bahasa hal ini dapat diungkapkan dengan cara yang tidak menyebut spesies hewan tertentu, seperti dalam “beast of burden” (hewan beban; NEB, JB, Revised English Bible [REB]). pōlos biasanya merujuk pada anak kuda, yaitu kuda muda, kecuali bila diikuti kata untuk keledai (lihat juga 2.32 Keledai liar).

Catatan tambahan

Ungkapan Yunani mulos onikos, yang dipakai untuk batu kilangan dalam dan , secara harfiah berarti “batu kilangan keledai”, yaitu batu kilangan besar yang diputar oleh keledai, bukan yang diputar dengan tangan.

Lainnya dalam Mamalia

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema