Kelinci
Hewan dalam Alkitab
Kelinci adalah binatang yang agak kecil dan berwarna cokelat muda, panjangnya sekitar setengah meter (20 inci), dengan telinga panjang dan ekor pendek yang berbulu lebat. Kaki belakangnya panjang dan ia pelompat yang baik. Pada siang hari kelinci bersembunyi, dan pada malam hari keluar untuk memakan tumbuh-tumbuhan.
Gambar
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
אַרְנֶבֶת ’arnevet · 2 ayat
Lebih lanjut
Kelinci dan kelinci liang sama-sama termasuk famili zoologi Leporidae. Di tanah Israel dan Mesir terdapat beberapa spesies kelinci; yang paling umum adalah subspesies Kelinci Cokelat Eropa, Lepus europaeus, Kelinci Arab Lepus arabicus, dan Kelinci Afrika, Lepus capensis. Sampai tahun 1950-an, kelinci dan kelinci liang digolongkan sebagai binatang pengerat bersama tikus dan tupai. Sekarang keduanya digolongkan sebagai “lagomorfa”, karena binatang pengerat sejati hanya memiliki email pada sisi depan gigi depannya yang panjang (gigi seri), sedangkan kelinci dan kelinci liang memiliki email pada kedua sisinya.
Kelinci terdapat secara alami di hampir setiap bagian dunia kecuali Australasia, tempat Kelinci Liang Eropa Oryctolagus cuniculus didatangkan. Perbedaan utama yang jelas antara kelinci dan kelinci liang ialah: a) kelinci liang hidup di liang yang mereka buat sendiri, sedangkan kelinci tidak, walaupun kadang-kadang kelinci menempati untuk sementara lubang yang dibuat binatang lain, dan b) kelinci liang hidup dalam kelompok keluarga, sedangkan kelinci kebanyakan hidup menyendiri.
Dalam hukum Taurat Musa kelinci adalah makanan terlarang karena “memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah”. Sebenarnya kelinci tidak memamah biak, tetapi memang sering tampak seolah-olah sedang memamah biak. Pada beberapa spesies kelinci terdapat gejala yang disebut “refeksi”, yang hasilnya agak mirip dengan memamah biak karena melibatkan pengunyahan makanan yang sama dua kali. Kelinci-kelinci ini menghasilkan dua jenis kotoran yang berbeda. Satu jenis, yang terdiri atas makanan yang setengah tercerna, dimakan kembali oleh kelinci itu. Beberapa penulis berpendapat bahwa inilah yang dimaksud dengan ungkapan Alkitab “memamah biak”. Akan tetapi, gejala ini belum pernah terlihat pada kelinci di Timur Tengah.
Larangan itu semata-mata bersifat keagamaan atau ritual, sebab kelinci adalah makanan penting di banyak negeri. Tidak ada yang secara khusus “najis” pada kelinci. Kebiasaannya jelas tidak kurang bersih daripada kebiasaan kambing.
Lainnya dalam Mamalia
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema
