Benda

Domba, anak domba

Hewan dalam Alkitab

Domba dan kambing termasuk dalam famili yang sama secara umum. Bedanya, domba menghasilkan bulu domba (wol), yaitu sejenis rambut halus yang khusus, di antara rambut-rambut biasa pada tubuhnya. Tanduk domba jantan juga berbeda bentuknya dari tanduk kambing: tanduk domba jantan melingkar ke bawah dalam spiral yang rapat di samping wajahnya, sedangkan tanduk kambing melengkung lebih landai ke belakang ke arah bahunya. Domba pada zaman Alkitab menghasilkan bulu yang jauh lebih pendek daripada yang lazim pada ras-ras penghasil wol masa kini.

Domba ekor gemuk atau domba ekor lebar adalah ras yang agak kecil, biasanya berwarna cokelat dan putih, dengan ekor yang sangat lebar. Seperti kebanyakan ras domba lain di Timur Tengah, telinganya besar dan terkulai.

Domba umumnya binatang yang cukup penakut, tidak memiliki rasa percaya diri dan daya penyesuaian seperti kambing. Sementara kambing menyebar ketika mencari makan lalu berkumpul kembali tanpa banyak kesulitan, domba menjadi sangat gelisah ketika terpisah dari domba-domba lain dan cenderung tetap berkumpul berdekatan. Karena itu, domba memerlukan banyak penggembalaan. Di Timur Tengah, cara menggembalakan domba ialah dengan melatih domba jantan yang dominan untuk mengikuti gembala. Domba-domba lain lalu mengikuti domba jantan dominan ini, yang sering memakai kelotok kayu atau giring-giring. Sambil makan, domba-domba biasanya tetap berada dalam jarak dapat mendengar bunyi itu. Kemungkinan besar cara ini sudah berabad-abad umurnya. (Untuk perbandingan lebih lanjut antara domba dan kambing, lihat 2.16 Kambing.)

Pada kebanyakan ras modern hanya domba jantan yang bertanduk, tetapi pada kebanyakan ras kuno domba betina juga mempunyai tanduk pendek. Hal ini membuat pemisahan domba dari kambing dalam satu kawanan lebih sulit daripada sekarang. Lihat juga gambar dalam 2.31.1 Kawanan domba, kawanan ternak.

Gambar

Gembala dengan domba-dombanya
Gembala dengan domba-dombanyaCC0, Pixabay

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

אַיִל ’ayil · 145 ayat
אִמַּר ’imar · 3 ayat
דְּכַר dekar · 3 ayat
טָלֶה taleh · 3 ayat
כֶּבֶשׂ, כַבְשָׂה, כִּבְשָׂה keves, kavsah, kivsah · 106 ayat
כֶּשֶׂב, כִּשְׂבָּה kesev, kisvah · 14 ayat
כַּר kar · 10 ayat
רָחֵל rachel · 4 ayat
ἀμνός amnos · 7 ayat
ἀρήν arēn · 1 ayat
ἀρνίον, ἀρνος arnion, arnos · 38 ayat
κριός krios · 10 ayat
μάνδρα mandra · 2 ayat
πασχα pascha · 3 ayat
πρόβατον probaton · 47 ayat
πρωτότοκος prototokos · 5 ayat

Maknanya

Dari semua binatang, domba adalah yang paling penting bagi bangsa Israel. Domba mempunyai arti penting yang besar dari segi agama, sosial, dan ekonomi.

Dalam Alkitab domba adalah kiasan yang umum untuk bangsa Israel dan mungkin untuk manusia pada umumnya. Seperti domba, bangsa itu digambarkan mudah sesat ( ), memerlukan bimbingan dan perlindungan ( ), sangat tidak berdaya (), dan ditentukan untuk mati sebelum waktunya ( ).

Kiasan anak domba digunakan dalam Perjanjian Baru untuk Kristus, dengan penekanan pada diri-Nya sebagai korban bagi dosa dunia. Hal ini terutama tampak dalam Injil Yohanes dan kitab Wahyu. Dalam kitab Wahyu kiasan ini diperkenalkan dengan cara yang sangat mencolok. Dalam , ketika penulis berdukacita karena tidak seorang pun dapat ditemukan untuk membuka gulungan kitab itu, ia dihibur oleh salah seorang tua-tua yang mengatakan kepadanya bahwa “singa dari suku Yehuda” telah menang dan karena itu dapat membuka gulungan kitab itu. Lalu penulis, yang mengharapkan akan melihat Singa itu, malah melihat seekor Anak Domba yang tampak seperti telah disembelih sebagai korban. Bagian selanjutnya dari kitab itu kemudian menguraikan kemenangan Anak Domba ini atas kuasa-kuasa jahat.

Dalam Injil, Yesus juga menyebut murid-murid-Nya “domba” dan “anak domba” ( ).

Kiasan gembala diterapkan juga kepada Allah sendiri, yang adalah “gembala Israel” yang tertinggi ( Mazmur 80). Kemudian mereka yang bertanggung jawab memelihara, membimbing, memerintah, dan melindungi Israel, baik raja, nabi, maupun imam, juga diumpamakan dengan gembala ( ).

Mesias juga disebut gembala (), dan Yesus menyebut diri-Nya “gembala yang baik” (). Dalam Ia disebut “Gembala Agung segala domba”, dan dalam Ia disebut “gembala dan pemelihara jiwamu”.

Lebih lanjut

Sebelum zaman Abraham, sekurang-kurangnya lima ras domba sudah dikembangkan di Mesopotamia. Dari sisa-sisa yang dimumikan (yaitu jasad yang diawetkan) dan dari karya seni kuno, diketahui pula bahwa sekurang-kurangnya dua ras yang berbeda sudah sampai di Mesir sekitar tahun 2000 sM. Jadi, kemungkinan besar domba yang disebut dalam Alkitab terdiri dari lebih dari satu ras.

Kata Ibrani kar tampaknya digunakan untuk domba asing yang didatangkan dari luar dan mungkin menunjuk kepada ras khusus, tetapi beberapa sarjana berpendapat bahwa kata ini menunjuk kepada domba jantan kebiri (domba jantan yang dikebiri), karena kata ini tidak pernah digunakan dalam konteks korban. Kata ini juga digunakan untuk alat pendobrak, yaitu sebatang tiang berat yang digantung pada tali, yang dipakai dalam perang untuk merobohkan tembok. ’Ayil adalah kata untuk domba jantan, yaitu domba jantan dewasa, rachel adalah domba betina pembiak, dan taleh adalah anak domba yang masih sangat muda, mungkin belum disapih. Kata-kata Ibrani lainnya menunjuk kepada domba secara umum.

Kata Yunani probaton adalah kata umum untuk domba, atau untuk kawanan yang dapat mencakup kambing. Krios adalah kata Yunani untuk domba jantan. Pascha adalah nama teknis khusus untuk anak domba Paskah saja, dan kata-kata Yunani lainnya semuanya berarti anak domba. Ovis adalah kata Latin untuk domba.

Orang Ibrani pada masa awal adalah gembala nomaden yang menganggap domba sebagai binatang ternak yang paling penting. Sementara kambing memakan hampir semua jenis tumbuhan, domba jauh lebih memilih rumput dan tanaman yang dimakannya. Ini berarti bahwa padang rumput yang cocok bagi domba tidak selalu mudah ditemukan, dan para gembala harus terus memindahkan kawanannya dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini menghasilkan cara hidup nomaden, dengan kemah yang dapat dipindahkan, bukan rumah, sebagai tempat tinggal keluarga yang lazim. Baru setelah pendudukan Kanaan sesudah Keluaran, cara hidup orang Israel berubah, dan mereka menjadi petani dan penanam buah-buahan yang menetap di desa-desa.

Namun, bahkan pada waktu itu, kebanyakan keluarga memiliki domba, dan beberapa anggota keluarga berperan sebagai gembala, sering tinggal jauh dari rumah untuk waktu yang cukup lama.

Domba dalam Alkitab merupakan sumber daging, susu, bulu, kulit, dan tanduk, dan tampaknya berbagai galur dikembangbiakkan secara selektif untuk meningkatkan produksi barang-barang ini. Bulu domba sudah disebut dalam Alkitab sejak hukum Taurat Musa, yang melarang menenun kain yang mengandung bulu domba dan serat tumbuhan sekaligus. Pengguntingan bulu domba bahkan sudah disebut lebih awal, dalam . Sesungguhnya bulu domba adalah serat yang paling umum dan paling tersedia yang dikenal bangsa Israel.

Pada zaman Alkitab terdapat perdagangan bulu domba yang sangat luas, yang membentang dari Mesir sampai Tiongkok. Di Timur Tengah bulu domba lebih murah daripada kapas atau linen, yang merupakan serat-serat umum lainnya. (Sutra sudah dikenal pada zaman Salomo, tetapi harganya sangat mahal karena dihasilkan di Tiongkok dan melewati tangan banyak pedagang dalam perjalanannya ke barat.) Keliru jika kita membayangkan bahwa semua bulu domba pada waktu itu berwarna putih, sebab Kejadian 30 dengan sangat jelas menunjukkan bahwa ada juga domba berwarna gelap dan domba yang berbelang-belang gelap dan terang, mungkin dengan berbagai paduan hitam, putih, dan cokelat.

Kita dapat cukup yakin bahwa salah satu ras domba yang dikenal orang Israel adalah Domba Ekor Gemuk Ovis laticaudata, dan bahwa ekornya yang berlemak disebut dalam .

Tanduk domba jantan mempunyai bermacam-macam kegunaan. Tanduk domba jantan yang utuh dipakai sebagai tempat minum, tempayan, dan sangkakala. Potongan-potongan tanduk dipakai sebagai gagang pisau dan perkakas rumah tangga lainnya, dan untuk perhiasan seperti gelang dan manik-manik. Jarum juga, dan barangkali mata panah, dibuat dari tanduk, selain dari tulang dan kemudian dari perunggu dan besi.

Domba juga sangat penting dalam agama Israel. Domba merupakan unsur yang sangat penting dalam sistem korban dan dalam hari-hari raya keagamaan tradisional, terutama Hari Raya Paskah.

Lainnya dalam Mamalia

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema