Benda

Buah dudaim (“apel cinta”)

Tumbuhan dalam Alkitab

Tanaman dudaim adalah terna tanpa batang yang berkerabat dengan kentang dan tomat, tetapi tumbuh lebih rendah dekat tanah. Daunnya hijau tua, panjangnya mencapai 30 sentimeter (1 kaki) dan lebarnya 10 sentimeter (4 inci), menyebar dari tengah seperti bunga mawar. Bunga ungu atau biru muncul pada tangkai-tangkai dari bagian tengah dan berkembang menjadi buah kuning yang, bila masak, tampak seperti telur-telur di dalam sarang burung. Buah itu memiliki bau khas yang bagi sebagian orang harum dan bagi yang lain tidak sedap. Akarnya yang besar sering bercabang dua sehingga tampak seperti tubuh manusia, yang mungkin menjadi dasar reputasinya yang tersebar luas sebagai ramuan cinta di seluruh Timur Tengah dan Eropa, serta dasar namanya, “apel cinta”.

Gambar

Tanaman dudaim
Tanaman dudaim© איתן פרמן, CC BY 3.0, via Wikimedia Commons
Akar dudaim dalam sebuah buku Abad Pertengahan
Akar dudaim dalam sebuah buku Abad PertengahanPublic domain, via Wikimedia Commons

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

דּוּדָאִים duda’im · 4 ayat

Maknanya

Khasiat ajaib yang konon dimiliki buah dudaim banyak dan aneh-aneh. Konon tanaman ini menjerit ketika dicabut dari tanah. Daunnya dikatakan bersinar dalam gelap. Pada Abad Pertengahan orang Jerman mendandaninya dan mempersembahkan korban kepadanya, supaya roh-roh tidak tersinggung. Orang Prancis percaya bahwa peri-peri kecil tinggal di dalamnya dan menuntut persembahan setiap hari. Bahkan pada tahun 1630, tiga perempuan di Hamburg dihukum mati karena sihir dengan alasan bahwa mereka menyimpan akar dudaim di rumah mereka. Orang Arab menyebut buah dudaim lilin-lilin Iblis.

Lebih lanjut

Para penafsir tidak sepakat mengenai identitas kata Ibrani duda’im. Sementara banyak yang menegaskan bahwa kata itu pasti mengacu pada mandragora atau dudaim Mandragora autumnalis, Zohary mengatakan bahwa hal itu tidak mungkin, karena mandragora tidak pernah tumbuh di Mesopotamia, tempat terjadinya kisah dalam . Dalam duda’im mengacu pada sejenis “buah-buah yang lezat” yang dikaitkan dengan apel dan ditanam di tepi sungai (bukan digali di padang, seperti duda’im dalam Kejadian). Apa pun tumbuhan aslinya (di Mesopotamia), ketika kisah itu diceritakan di Israel, mereka memakai kata yang dikenal para pendengarnya, yaitu duda’im. Dalam Kejadian konteksnya menyiratkan, walaupun tidak secara langsung, bahwa duda’im ada hubungannya dengan kesuburan. Dan menurut para ahli, tumbuhan perangsang kehamilan yang paling populer pada zaman Alkitab adalah mandragora (buah dudaim). Para penerjemah Septuaginta dan Targum, dengan gagasan mereka sendiri tentang cinta dan kesuburan, memahami duda’im dalam latar Tanah Suci, alih-alih berusaha memastikan identitas tumbuhan itu dalam konteks Mesopotamia. Terjemahan-terjemahan bahasa Inggris meniru Septuaginta dengan memakai “mandrake”.

Lainnya dalam Tumbuhan berguna lainnya

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema