Benda

Labu air

Tumbuhan dalam Alkitab

Labu air adalah tanaman merambat seperti mentimun atau labu kuning. Batangnya persegi, beralur, dan berbulu, dan dapat tumbuh sampai 5 meter (17 kaki) panjangnya. Daunnya berbentuk hati, seukuran tangan manusia, dan sedikit bercuping. Bunganya kuning dengan lima kelopak, lalu berganti menjadi buah yang bentuknya dapat bermacam-macam tergantung varietasnya. Kebanyakan labu berbentuk bulat di satu ujungnya, dengan tonjolan yang dapat memanjang, sehingga apabila dibelah dua, labu itu sangat berguna sebagai sendok besar di dapur.

Gambar

Labu air - gambar botani
Labu air - gambar botaniG. Bonelli, Hortus Romanus, 1772, Public domain, via Wikimedia Commons
Labu air pada tanamannya yang merambat
Labu air pada tanamannya yang merambatHyunjung Kim, CC0, via Wikimedia Commons

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

פְּקָעִים peqa‘im · 2 ayat

Maknanya

Labu atau kalabas telah digunakan selama ribuan tahun sebagai wadah, atau bila dibelah, sebagai gayung. Labu juga digunakan untuk membuat alat musik. Daging buah kebanyakan jenisnya sangat pahit dan dalam beberapa kasus beracun. Beberapa jenis digunakan sebagai obat di sejumlah negara, untuk pencahar, untuk mengeluarkan cacing, dan untuk sakit dada serta sakit kepala. Di Afrika bagian selatan daunnya dimakan sebagai sayuran, demikian juga buahnya yang masih muda dan belum masak.

Lebih lanjut

Labu air atau kalabas Lagenaria siceraria adalah salah satu tumbuhan pertama yang dibudidayakan manusia. Labu ini telah digunakan sebagai makanan, obat, dan berbagai perkakas serta alat musik. Tumbuhan ini berasal dari Afrika tetapi mungkin masuk ke Asia dan benua Amerika sekitar sepuluh ribu tahun yang lalu, dengan atau tanpa bantuan manusia. Nama genusnya berasal dari kata Latin lagoena, yang berarti “botol” (tetapi hampir pasti botol-botol Romawi yang pertama adalah labu yang dikeringkan). Nama spesiesnya diturunkan dari kata Latin untuk “kering”, yang menyiratkan bahwa buahnya dapat dipakai dalam bentuk keringnya. Walaupun orang-orang di negeri-negeri Alkitab tidak diragukan lagi memakai labu air yang dibelah di rumah mereka sebagai mangkuk atau “gayung”, seperti yang kita jumpai di Afrika dan Asia, satu-satunya penyebutan yang kita miliki adalah gambar labu dalam ukiran pada kayu aras Bait Allah yang didirikan Raja Salomo () dan dalam hiasan bejana tembaga raksasa yang berdiri di depan Bait Allah ( ). Menurut Zohary, labu air juga terdapat dalam nama tempat “Dilean” (), yang berasal dari kata Ibrani dela‘ath, nama pascaalkitab untuk labu air.

Lainnya dalam Tumbuhan berguna lainnya

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema