Bayam laut (tumbuhan asin)
Tumbuhan dalam Alkitab
Tanaman bayam laut tumbuh hingga setinggi 2 meter (7 kaki), dengan banyak cabang yang muncul dari permukaan tanah. Batang dan cabangnya berdaun kecil berwarna abu-abu keperakan yang tertutup bulu-bulu halus. Daunnya dapat dimakan tetapi asin. Bayam laut termasuk suku kaki angsa (Chenopodiaceae), yang juga mencakup bayam.
Gambar
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
מַלּוּחַ malluach · 1 ayat
Lebih lanjut
menggambarkan sekelompok orang malang yang karena lapar memetik malluach dan daun semak-semak untuk dimakan. Walaupun beberapa ahli botani menerjemahkan malluach sebagai “mallow” (demikian RSV), Zohary, mengikuti Moldenke dan yang lain, berpendapat bahwa malluach merujuk pada bayam laut semak Atriplex halimus, yang juga disebut semak garam. Septuaginta memakai kata Yunani halimōn (dari halmē, “diasinkan”), yang merujuk pada sejenis tumbuhan asin atau bayam laut. Bayam laut banyak terdapat terutama di daerah-daerah bergaram di padang gurun serta di pantai Laut Tengah dan Laut Mati. Jika kita mengikuti Septuaginta, bayam laut atau tumbuhan asin juga cocok dalam (lihat 3.5.6 Malva).
Lainnya dalam Bumbu
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema

