Biji-bijian
Tumbuhan dalam Alkitab
Lebih lanjut
KJV, REB, dan beberapa terjemahan lain, mengikuti pemakaian Inggris (Britania), memakai “corn” sebagai istilah umum untuk tanaman seperti gandum dan jelai, sedangkan RSV, New King James Version (NKJV), dan banyak terjemahan lain, mengikuti pemakaian Amerika, memakai “grain” sebagai istilah umum. Terjemahan seperti GNB memiliki edisi Britania dan edisi Amerika yang menyesuaikan diri dengan pemakaian yang berbeda itu. Walaupun jagung seperti yang kita kenal sekarang belum ada pada zaman Alkitab, kita mungkin perlu menyebutnya sebagai suatu spesies, dan kita akan menyebutnya “jagung” (maize), mengikuti tradisi Britania, serta memakai “biji-bijian” (grain) sebagai istilah umum, mengikuti pemakaian Amerika.
Kata-kata umum dapat menimbulkan masalah bagi penerjemah. Dalam kita menemukan frasa Ibrani ‘esev mazri‘a zera‘ (“tumbuh-tumbuhan yang berbiji”) yang dipertentangkan dengan frasa ‘ets peri ‘oseh peri (“pohon buah-buahan yang menghasilkan buah”). Beberapa terjemahan bahasa Inggris memahami “tumbuh-tumbuhan yang berbiji” sebagai “biji-bijian” (GNB, CEV, NCV), sedangkan yang lain memakai ungkapan yang lebih luas seperti “tumbuhan berbiji” (NIV, NJB, NJPSV) atau “tumbuhan yang menghasilkan biji” (REB). Penulis Kejadian mungkin memakai taksonomi tumbuhan tradisional Ibrani yang membagi flora yang berguna ke dalam dua golongan, yaitu tumbuhan yang menghasilkan biji dan tumbuhan yang menghasilkan buah. Jika demikian, penerjemah hendaknya berusaha menerjemahkan “tumbuh-tumbuhan yang berbiji” dengan ungkapan yang mencakup lebih banyak spesies daripada biji-bijian saja. Bagaimanapun juga, bawang, kacang, kacang polong, melon, dan tanaman lain juga menghasilkan biji, sama seperti biji-bijian.
Kata Ibrani dagan muncul empat puluh kali di dalam Perjanjian Lama (misalnya, , ; , ; ; ), dan kata ini sering diterjemahkan “biji-bijian” (grain). Akan tetapi, pada zaman Alkitab kata dagan mencakup kacang polong, kacang, lentil, dan jintan, selain yang biasanya kita sebut “biji-bijian” dari rumput-rumputan atau serealia. Dalam empat puluh rujukan ini, dagan dipasangkan dengan kata Ibrani tirosh (“panen anggur”) di semua tempat kecuali sepuluh. Kata Ibrani yitshar (“minyak yang baru diperas”) disebut di dua puluh di antaranya. Ketiga kata itu mengandung konsep “yang baru dipanen.” Kata-kata itu mengungkapkan gagasan “hasil tanah,” seperti ketika Ishak memberkati Yakub ():
Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit
dan tanah-tanah gemuk di bumi
dan dagan [hasil ladang] serta tirosh [hasil kebun anggur] berlimpah-limpah.
Perjanjian Lama memiliki banyak kata dan frasa Ibrani lain yang mengacu pada biji-bijian. Karena istilah-istilah umum ini dapat menimbulkan masalah bagi penerjemah, kita akan membahasnya satu per satu:
Bar: Kata ini dapat mengacu pada biji-bijian di tempat pengirikan () atau pada biji-bijian yang disimpan (). Dalam kata ini dipakai untuk butir-butir biji-bijian sebagai lawan dari sekam.
Shever: Dalam Yakub mendengar tentang shever di Mesir. Dalam bagian ini kata itu cukup umum, hampir sama dengan “makanan.” Dalam Nehemia melarang penjualan shever pada hari Sabat. Dalam sang nabi memperingatkan terhadap kecurangan dalam penjualan shever (sejajar dengan bar).
Qamah: Dalam Simson membakar qamah (“tanaman biji-bijian yang sudah masak dan belum dituai”) serta gadish (“berkas-berkas”) di ladang-ladang orang Filistin. Terjemahan bahasa Inggris biasanya menerjemahkan qamah sebagai “gandum yang belum dituai” (standing grain). Kata Arab untuk gandum adalah al-kama, jadi mungkin gandumlah yang ditanam orang Filistin di Lembah Sorek.
Gadish berarti berkas-berkas.
’Aviv berarti bulir biji-bijian yang baru terbentuk.
Shiboleth berarti bulir biji-bijian. Dalam Rut memungut tangkai-tangkai jelai masak yang ditinggalkan oleh para penuai. Dalam mimpi raja Mesir ( ) bulir-bulir itu barangkali gandum.
Karmel berarti bulir biji-bijian yang masih segar. Dalam bulir-bulir itu barangkali gandum, yang dipanggang dan dibawa sebagai korban buah sulung. Nabi Elisa menerima pemberian berupa bulir gandum baru ().
Geres berarti biji-bijian yang ditumbuk.
Qalah /qali berarti butir biji-bijian yang dipanggang, dikeringkan, atau dibakar.
‘Avur: RSV menerjemahkan ‘avur sebagai “hasil” dalam , tetapi A Handbook on The Book of Joshua menerjemahkannya “biji-bijian (jelai).”
Belil: Menurut , keledai liar mencari-cari belil (“makanan”) untuk anak-anaknya.
Lechem biasanya diterjemahkan “roti,” tetapi RSV dengan tepat menerjemahkannya “gandum untuk roti” dalam dan “biji-bijian” dalam .
Zera‘ secara harfiah berarti “taburan” atau “benih,” tetapi kata ini berarti “biji-bijian” dalam .
Karpos secara harfiah berarti “buah,” tetapi konteks , dan menunjukkan gandum atau jelai, dan padanan yang wajar dalam bahasa Inggris adalah “grain” (biji-bijian).
Kokkos berarti butir atau biji dari biji-bijian.
Alfiton berarti butir biji-bijian yang dipanggang, dikeringkan, atau dibakar. RSV menerjemahkannya “parched grain” (bertih gandum). Inilah yang dimakan Rut pada waktu makan (bahasa Ibrani qali) ketika ia memungut sisa-sisa tuaian di ladang Boas. Alfiton terdapat dalam Septuaginta pada .
Sperma berarti sebutir biji-bijian, atau secara lebih umum, benih.
Spora berarti “panen biji-bijian” (GNB).
Sporos dalam secara khusus mengacu pada bertunasnya benih, dan di dalam kitab Sirakh yang dimaksud mungkin bertunasnya biji-bijian pada musim semi (demikian REB, NJB), tetapi sebagian penerjemah memahaminya secara lebih umum sebagai bertunasnya bunga-bunga (demikian NAB).
Frumentum berarti panen biji-bijian, seperti kata Yunani spora. RSV menerjemahkannya “biji-bijian,” dan REB lebih umum dengan “hasil tanaman.”
Granum berarti biji-bijian pada umumnya.
Semen: semen berarti sebutir biji-bijian, sepadan dengan zera‘ dalam bahasa Ibrani dan sperma dalam bahasa Yunani (seperti dalam ).
Selain kata-kata teknis untuk biji-bijian ini, Alkitab menyebut biji-bijian di sejumlah tempat dengan ungkapan “dari … tempat pengirikan” (misalnya, ).
Penyebutan tepung, atau tepung yang terbaik, untuk korban sajian (disebut juga persembahan tepung atau persembahan biji-bijian; bahasa Ibrani minchah) barangkali mengacu pada tepung yang dibuat dari gandum, walaupun tepung jelai juga dipakai ketika gandum langka.
Dalam kategori ini
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema