Benda

Pohon cemara

Tumbuhan dalam Alkitab

Pohon cemara berkerabat dekat dengan pinus, sanobar, dan aras, dan dapat mencapai tinggi 9–15 meter (30–50 kaki). Daunnya kecil seperti sisik dan runjungnya bulat. Pohon-pohon cemara yang tinggi dan ramping yang kini banyak terdapat di Israel dan negara-negara lain adalah varietas modern (pyramidalis) yang dikembangkan secara khusus.

Gambar

Pohon cemara
Pohon cemara© Ray Pritz by United Bible Societies
Runjung cemara
Runjung cemaraHans Braxmeier, CC0, Pixabay

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

בְּרוֹשׁ berosh · 8 ayat
בְּרוֹת beroth · 1 ayat
גֹּפֶר gofer · 1 ayat
תְּאַשּׁוּר te’ashur · 3 ayat
תִּדְהָר tidhar · 2 ayat

Maknanya

Dalam nas-nas berikut berosh tampaknya menyiratkan sesuatu yang eksotis:

- “Dari kayu aras balok-balok rumah kita, dari kayu berothim papan dinding-dinding kita.”

- “Kemuliaan Libanon, yaitu pohon berosh, pohon berangan dan pohon cemara, akan dibawa bersama-sama kepadamu, untuk mempersemarak … tempat bait kudus-Ku … .”

Entah berosh itu istilah umum atau khusus, sejumlah nas puitis memakainya untuk melambangkan sesuatu yang istimewa tanpa menyebutkan sifat tertentu yang dimaksud; misalnya, baris ketiga (8) berbunyi, “Aku ini seperti pohon berosh.” Dalam nas ini GNB memahami fungsi pohon itu sebagai perlindungan, sedangkan NLT menonjolkan sifat pohon itu yang selalu hijau. Dalam nas-nas lain bentuk dan bau pohon itu mungkin penting.

Yesaya memakai berosh untuk melambangkan pohon gunung yang akan memperindah padang gurun pada zaman yang akan datang:

- “Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga … Aku akan menumbuhkan pohon berosh di padang belantara… .”

- “Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon berosh. . . .”

Menurut Hepper, orang Mesir memakai kayu cemara untuk peti mati.

Lebih lanjut

Kata Ibrani berosh mungkin mencakup pohon cemara, pohon sanobar, dan juniper; di sini kami hanya memasukkan pemakaian berosh yang mungkin mengacu secara khusus pada pohon cemara. Pohon cemara Cupressus sempervirens, tumbuhan asli Israel, dahulu banyak terdapat di pegunungan Yudea. Pohon ini juga tumbuh berlimpah di Libanon bersama pohon aras, pohon sanobar, dan juniper Yunani. Pohon cemara juga tumbuh di Yudea, Gilead, dan Edom, dan masih tumbuh di sana sampai sekarang.

Perbandingan berbagai terjemahan menunjukkan adanya perbedaan pendapat di antara para ahli mengenai identifikasi pohon-pohon berdaun jarum (konifer). Sebagai contoh, kata Ibrani berosh dalam (8) diterjemahkan sebagai berikut:

“cemara” (RSV, NRSV, NLT, Living Bible [LB ], NJPSV; leksikon Brown, Driver dan Briggs [BDB ], Keil dan Delitzsch)

“pinus” (GNB, CEV, NIV, NCV, REB, Fauna and Flora of the Bible [FFB ])

“juniper” (NJB)

“sanobar” (New American Bible [NAB ])

Perbedaan pendapat ini timbul karena berosh mungkin adalah istilah umum, dan sebaiknya diterjemahkan secara umum pula, jika mungkin, atau secara berbeda-beda sesuai dengan konteksnya. Mengikuti pendapat Zohary dan ahli-ahli lain, kami memahami kata berosh dalam 1–2 Raja-raja dan 2 Tawarikh, di mana kata ini biasanya dipasangkan dengan ’erez (“aras”) dan/atau Libanon, sebagai sanobar Kilikia (lihat 1.9 Pohon sanobar) atau juniper Yunani (lihat 1.11.1 Juniper Yunani (savin timur)), dan bukan pohon cemara. Di beberapa tempat lain di mana kata ini muncul, kata ini dapat mengacu pada salah satu dari ketiga jenis konifer itu. Alasannya ialah bahwa karena pohon cemara tumbuh di Yudea, Raja Salomo tidak perlu mendatangkannya dari Libanon. Akan tetapi, dapat juga dikemukakan bahwa Libanon mungkin menghasilkan pohon-pohon yang lebih baik daripada yang dapat ditemukan Raja Salomo di Israel, sehingga ia mungkin mendatangkan sebagian dari sana. Bagaimanapun juga, hal ini tidak membantah pendapat bahwa berosh adalah istilah umum.

Hepper tampaknya sependapat dengan Zohary. Hareuveni mengidentifikasi berosh sebagai juniper. Jadi, jika berosh memang mengacu pada satu spesies saja, pendapat para ahli saat ini mendukung “sanobar” atau “juniper”, tetapi tidak “cemara” atau “pinus”. Sangat mungkin bahwa berosh dan kata-kata seasalnya, burasu (Akkadia) dan brotha (Arab Libanon), pada masa yang berbeda-beda dipakai baik sebagai istilah umum maupun sebagai istilah khusus untuk salah satu jenis konifer.

Mengenai kayu gofer yang dipakai Nuh untuk bahteranya (), sedikit sekali yang dapat diketahui sampai contoh kayu yang sebenarnya ditemukan di Gunung Ararat. Sementara itu, Moldenke dan ahli-ahli lain berpendapat bahwa kayu yang dipakai untuk membangun bahtera itu mungkin kayu cemara, dan inilah yang terdapat dalam terjemahan Moffatt. Akan tetapi, potongan-potongan bahtera yang konon ditemukan oleh para penjelajah Prancis pada tahun 1970-an ternyata kayu ek dari abad keenam atau ketujuh Masehi. Kayu cemara sangat awet. Kemiripan kata Ibrani gofer dengan kofer (“ter”) mungkin menunjukkan sejenis pohon yang bergetah. Karena itu, ahli-ahli lain mengusulkan “pinus” atau “aras”.

Lainnya dalam Pohon dan semak liar

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema