Benda

Pohon hawar

Tumbuhan dalam Alkitab

Hawar putih adalah pohon tinggi yang dapat mencapai sekitar 20 meter (66 kaki). Bijinya disebarkan oleh angin dalam gumpalan rambut panjang yang halus seperti sutra. Hawar Efrat juga tinggi. Pohon ini mempunyai dua jenis daun. Ketika masih muda, pohon ini menghasilkan daun yang sempit seperti daun willow; setelah dewasa, daunnya lebih lebar. Hal ini menimbulkan kebingungan di antara para ahli mengenai identitas pohon willow dan pohon hawar yang disebut dalam Alkitab.

Gambar

Hawar Efrat
Hawar Efrat© Michael Manning, CC BY-SA 2.5
Daun pohon hawar
Daun pohon hawar© MPF, CC BY-SA 3.0, Wikimedia Commons
Batang pohon hawar
Batang pohon hawar© MPF, CC BY-SA 3.0, Wikimedia Commons, coded

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

בָּכָא baka’ · 4 ayat
לִבְנֶה livneh · 1 ayat
עֲרָבָה ‘aravah · 5 ayat
Lebih lanjut

Ada beberapa spesies pohon hawar di Timur Tengah, dan hal ini menimbulkan perdebatan tentang spesies mana yang dimaksud oleh kata Ibrani tertentu. Dua jenis pohon hawar umum terdapat di Israel pada zaman Alkitab, yaitu hawar putih dan hawar Efrat.

Dalam resep magis Yakub untuk memperbanyak domba dan kambing bergantung pada kayu bagian dalam yang berwarna terang dari pohon hawar putih Populus alba, pohon yang tumbuh di tepi sungai di Israel. Pohon berkayu lunak dengan kulit kayu kelabu ini dipakai untuk kayu bangunan dan untuk membuat perkakas dan kasau. Di beberapa tempat kulit kayunya dipakai sebagai obat.

Hawar Efrat Populus euphratica juga tumbuh di tepi sungai, tetapi jauh lebih luas penyebarannya di Timur Tengah daripada hawar putih, sehingga pohon ini wajar dianggap sebagai yang dimaksud dalam , yang berbunyi: “Pada pohon-pohon ‘aravim [“pohon willow” dalam RSV ] di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita.” Hal ini diperkuat lagi oleh kenyataan bahwa di Irak pohon hawar ini disebut gharab, yang seasal dengan ‘aravah. Zohary berpendapat bahwa kata Ibrani tsaftsafah dalam dapat dipahami sebagai hawar Efrat. Hepper mendukung pendapat itu dengan menunjuk pada sifat pohon hawar yang mudah berakar. Akan tetapi, orang Arab menyebut pohon willow safsaf, dan karena itu kami memahami rujukan dalam kitab Yehezkiel itu sebagai pohon willow.

Pohon-pohon yang disebut dalam dan dalam mungkin pohon hawar (“pohon balsam” dalam RSV; “pohon murbei” dalam KJV; “pohon aspen” dalam NEB dan REB), berdasarkan pengamatan bahwa daun pohon hawar berdesir apabila angin bertiup.

Perhatikan bahwa dalam kata Ibrani livneh mengacu pada pohon styrax (lihat 1.22 Pohon styrax), dengan alasan bahwa kata itu dikaitkan di sana dengan pohon ek dan pohon tarbantin.

Lainnya dalam Pohon dan semak liar

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema