Burung layang-layang, burung walet
Hewan dalam Alkitab
Burung layang-layang, burung martin, dan burung walet semuanya burung kecil dengan sayap panjang yang ramping dan kaki pendek. Mereka terbang dengan sangat cepat dalam waktu lama tanpa henti, berkelok dan berbelok, biasanya dalam kelompok yang cukup besar. Mereka menangkap serangga di udara sambil terbang. Nama Ibrani deror berasal dari kata yang berarti “bebas”, mungkin mengacu kepada kemampuan yang menakjubkan ini untuk terbang bebas dengan cepat, menukik, menyambar, dan berbelok, tanpa perlu berhenti untuk beristirahat. Nama sus atau sis mengacu kepada bunyi desir yang ditimbulkan burung walet yang terbang cepat itu di udara ketika melintas.
Walet umum mengeluarkan bunyi yang dalam banyak buku tentang burung disebut “jeritan bernada tinggi”, terutama pada musim berbiak, tetapi burung ini juga berkicau riuh hampir tanpa henti, terutama di dekat tempat ia bertengger untuk tidur. Hal ini juga merupakan ciri umum beberapa jenis walet lain dan banyak jenis martin.
Walet umum, martin rumah, layang-layang Eropa, layang-layang tunggir merah, dan martin tebing pucat semuanya membuat sarang di bawah bagian tebing yang menjorok, di dalam gua, atau pada bangunan buatan manusia, seperti gedung dan bagian bawah jembatan. ( menyebutkan deror membuat sarangnya di Bait Allah.) Burung walet membuat sarang dari rumput dan daun yang direkatkan dengan air liurnya (sarang sejenis walet inilah yang dikumpulkan orang Tionghoa untuk sup sarang burung yang terkenal). Burung layang-layang dan martin membuat sarang dari butiran-butiran kecil lumpur yang dicampur rumput. Kedua jenis sarang itu melekat pada batu atau dinding, biasanya dekat bagian yang menjorok seperti atap.
Burung layang-layang dan walet adalah migran yang menakjubkan. Beberapa spesies bermigrasi dari Afrika tengah ke Timur Jauh dan ke beberapa wilayah Tiongkok barat daya, yang lain berpindah dari Rusia utara dan Skandinavia ke Afrika Selatan. Sekelompok burung layang-layang diketahui telah menempuh lebih dari 12.000 kilometer (7.500 mil) dalam tiga puluh lima hari. Ketika berkumpul untuk bermigrasi, atau ketika singgah sebentar dalam perjalanan, mereka sering terlihat dalam jumlah ratusan ribu. Di Bangkok, dalam satu malam, mahasiswa menghitung hampir dua juta burung layang-layang yang sedang bermigrasi bertengger pada kabel telepon dan kabel listrik di kota itu. Keesokan harinya mereka sudah pergi.
Gambar
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
דְּרוֹר deror · 2 ayat
סוּס, סִיס sus, sis · 2 ayat
χελιδών chelidōn · 1 ayat
Maknanya
Ayat-ayat yang disebutkan di atas, yang semuanya berupa puisi, menunjukkan bahwa burung-burung ini dikenal karena a) migrasinya yang teratur, b) terbangnya yang tak berkesudahan, c) kebiasaannya membuat sarang di tempat tinggal manusia, dan, khusus burung walet, d) bunyinya yang tak henti-henti dan mungkin terdengar sedih.
Lebih lanjut
Burung layang-layang, burung martin, dan burung walet adalah burung-burung yang rupa dan perilakunya sangat mirip, dan di banyak tempat ketiganya umumnya dikenal dengan satu nama saja. Hal ini juga berlaku dalam bahasa Inggris, karena ketiga jenis burung ini biasanya disebut “swallow” (layang-layang) oleh orang yang bukan pengamat burung yang ahli. Secara ilmiah, burung layang-layang dan burung martin berkerabat, tetapi burung walet tergolong famili burung yang sama sekali berbeda.
Kenyataan bahwa kebanyakan versi bahasa Inggris menerjemahkan ketiga kata Ibrani itu dengan “swallow” mencerminkan pemakaian kata oleh orang pada umumnya. Namun, kemungkinan besar deror dalam arti sempitnya adalah burung layang-layang dan burung martin, sedangkan sus dan sis (dua lafal yang berbeda dari kata yang sama) menunjuk kepada burung walet. Dalam bahasa Ibrani modern, sis adalah nama burung walet, dan deror adalah nama burung pipit, bukan burung layang-layang.
Kata Yunani chelidōn menunjuk kepada burung layang-layang atau burung walet.
Empat spesies burung walet, tiga spesies burung martin, dan dua spesies burung layang-layang umum dijumpai di Israel. Walet umum Apus apus, walet pucat Apus pallidus, walet alpin Apus melba, dan walet kecil Apus affinis semuanya burung migran yang menghabiskan seluruh musim panas di Israel. Hal yang sama berlaku bagi satu jenis burung layang-layang, yaitu layang-layang tunggir merah Hirundo daurica, dan bagi martin rumah Delichon urbica. Satu spesies martin lain, martin tebing pucat Hirundo obsoleta, menetap sepanjang tahun di sana. Spesies martin dan layang-layang selebihnya adalah migran yang hanya singgah beberapa hari, walaupun beberapa ekor dapat tinggal sepanjang musim panas di Israel sementara sebagian besar melanjutkan perjalanan.
Lainnya dalam Burung
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema

