Benda

Ayam, ayam jantan, induk ayam

Hewan dalam Alkitab

Unggas peliharaan kuno tentu masih tampak sangat mirip dengan ayam hutan merah Gallus gallus, nenek moyangnya. Ayam hutan jantan berwarna merah kecokelatan gelap, dengan bulu leher merah jingga, jengger merah yang agak kecil di atas kepalanya, dan pial merah di kedua sisi di bawah paruhnya. Di punggungnya, dekat pangkal ekornya yang panjang dan berwarna hitam dan hijau mengilap, terdapat bintik putih. Ayam hutan betina berwarna merah kecokelatan yang lebih muda, tidak memiliki bintik putih maupun ekor panjang, dan jengger di kepalanya lebih kecil. Lihat juga 3.9 Angsa.

Gambar

Ayam jantan
Ayam jantanCC0, Pixabay

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

זַרְזִיר zarzir · 1 ayat
שֶׂכְוִי sekwi · 1 ayat
ἀλεκτρυών alektruōn · 1 ayat
ἀλέκτωρ alektōr · 11 ayat
νοσσίον, νοσσιά nossion, nossia · 2 ayat
ὄρνις ornis · 2 ayat

Maknanya

Bagi orang Mesir dan Persia, unggas peliharaan mengandung makna kesuburan. Makna ini tampaknya kemudian diambil alih dalam agama Yahudi, karena menjadi kebiasaan untuk membawa seekor ayam jantan dan seekor ayam betina di depan pengantin laki-laki dan perempuan dalam pesta pernikahan. Akan tetapi, makna ayam dalam Alkitab tampaknya berkaitan dengan kenyataan bahwa ayam jantan berkokok pagi-pagi sekali, sehingga memberitahukan datangnya fajar sebelum manusia menyadarinya.

Lebih lanjut

Ada keraguan yang cukup besar tentang makna kata sekwi. Akan tetapi, terjemahan “ayam jantan” didukung oleh Vulgata dan salah satu Targum, juga oleh sebagian besar tafsiran. Dalam konteks , rujukannya tampaknya kepada cara burung ibis dapat memberitahukan datangnya banjir Sungai Nil, dan ayam jantan dapat memberitahukan datangnya fajar (bandingkan JB dan TEV). Kedua kemampuan ini cukup sering disebut dalam sastra Mesir.

Kata zarzir mungkin berkaitan dengan kata yang berarti “berpinggang ramping”, tetapi sebagian besar tafsiran dan terjemahan menafsirkannya sebagai rujukan kepada ayam jantan.

Kata Yunani ornis dan kata Latin gallina berarti “induk ayam”, dan kata Yunani nossia dan nossion berarti “anak ayam”, yaitu unggas yang masih kecil.

Semua unggas peliharaan modern berasal dari ayam hutan India, Asia Tenggara, dan Tiongkok. Unggas ini dijinakkan sangat awal dalam sejarah wilayah itu, hampir segera setelah penanaman padi dan biji-bijian lain dimulai. Menurut Talmud, memelihara unggas di Yerusalem dilarang, tetapi ada bukti dari meterai-meterai Ibrani kuno bahwa ayam sudah dikenal di negeri itu paling lambat sejak tahun 600 SM. Rujukan tentang ayam berkokok pada malam penyaliban menunjukkan bahwa ayam dipelihara di dekat Yerusalem, kalau bukan di dalamnya.

Lainnya dalam Burung

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema