Benda

Ayam hutan

Hewan dalam Alkitab

Ketiga jenis ayam hutan yang disebutkan di atas hidup di habitat yang sedikit berbeda. Ayam hutan batu, sesuai dengan namanya, sering berada di daerah perbukitan berbatu. Burung ini terdapat di seluruh Israel dan memanfaatkan medan yang tidak rata itu dengan baik untuk tetap tersembunyi. Francolin hitam lebih menyukai tumbuhan yang lebih rapat di wadi atau lembah sungai. Kehadiran kedua jenis ayam hutan ini biasanya diketahui dari bunyinya, bukan karena burungnya benar-benar terlihat. Ayam hutan pasir sering berada di Padang Gurun Yehuda dan masih dapat terlihat datang untuk minum di kolam-kolam di wadi sepanjang Laut Mati.

Ketiga jenis ayam hutan ini, walaupun coraknya berbeda dan ayam hutan pasir lebih kecil daripada kedua jenis lainnya, adalah anggota khas suku ayam hutan. Burung-burung ini hidup dalam kawanan kecil yang dalam bahasa Inggris disebut covey, bertelur sangat banyak, dan bila dalam bahaya lebih suka berlari, dan hanya terbang bila perlu. Bahkan ketika terbang, mereka hanya terbang dalam jarak pendek sebelum turun kembali ke tanah. Mereka juga dapat berjongkok diam sama sekali, hampir seperti terpukau. Dengan penyamaran alaminya, kemampuan ini biasanya membuat burung-burung itu tidak terlihat, bahkan oleh orang yang lewat sangat dekat dengannya.

Panjang ayam hutan batu sekitar 35 sentimeter (14 inci). Pipinya putih mencolok dengan pita hitam yang membentang dari dahinya, melalui matanya, turun ke lehernya, dan melengkung mengelilingi dadanya. Pada sisi tubuhnya juga ada garis-garis hitam dan cokelat kemerahan yang mencolok. Punggung dan sayapnya kelabu. Paruh dan kakinya merah. Jantan dan betina tampak serupa.

Francolin hitam kira-kira sama besarnya, tetapi ekornya sedikit lebih pendek. Burung jantan berdada dan bersisi tubuh hitam. Burung betina berwarna cokelat berbintik-bintik.

Ayam hutan pasir berwarna seperti pasir setempat dan besarnya kira-kira setengah dari kedua jenis lainnya.

Gambar

Ayam hutan batu (chukar)
Ayam hutan batu (chukar)© Richard Bartz, CC BY-SA 2.5, via Wikimedia Commons

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

קֹרֵא qore’ · 2 ayat
κάρταλλος kartallos · 1 ayat

Maknanya

Lebih lanjut

Ayam hutan sudah diburu dan dijerat selama ribuan tahun. Di tanah Israel ada tiga jenis ayam hutan yang umum, yang masih terdapat sampai sekarang: ayam hutan batu Alectoris graeca (di Timur Tengah dikenal juga sebagai chukar Alectoris chukar), francolin hitam Francolinus francolinus, dan ayam hutan pasir Ammoperdix heyi. Dalam bahasa Ibrani modern ayam hutan pasir masih disebut qore’, tetapi pada zaman Alkitab ketiga jenis ayam hutan itu mungkin disebut dengan nama ini. Nama itu berarti “yang berseru”, mengacu pada kokok nyaring burung jantan, yang biasanya berkokok sambil berdiri di atas batu.

Ayam hutan diburu dengan batu, umban, dan tongkat lempar, dan juga ditangkap dengan jerat. Dalam Daud menyamakan dirinya dengan ayam hutan yang diburu. Perumpamaan ini sangat tepat, karena ia telah berpindah-pindah dari satu tempat perlindungan ke tempat perlindungan lain, sama seperti ayam hutan terbang dalam jarak pendek dari satu tempat persembunyian ke tempat persembunyian lain ketika dikejar. Ia juga bersembunyi di bukit-bukit berbatu yang sama yang didiami ayam hutan di dekat En-Gedi.

Dalam disebutkan “ayam hutan pemikat di dalam sangkar”. Ini mengacu pada suatu kebiasaan yang masih umum di banyak tempat di dunia. Seekor ayam hutan jantan ditangkap, lalu burung dalam sangkar itu ditinggalkan di daerah yang diketahui didiami ayam hutan, atau dikeluarkan dari sangkarnya dan kakinya ditambatkan pada semak. Biji-bijian ditaburkan di sekitarnya dan jerat-jerat tali simpul dipasang. Menjelang matahari terbenam, ayam hutan tangkapan itu mulai berkokok, dan hal ini menarik ayam hutan lain, yang mulai memakan biji-bijian itu dan terjerat. Lihat juga The Works of Their Hands, 1.4.3 Kurungan

Telur ayam hutan juga merupakan bagian penting dari makanan pada zaman kuno, dan banyak suku Badui masih mengumpulkan telur ini secara teratur. Sampai abad kedua puluh, ketiga jenis ayam hutan ini berlimpah di seluruh Palestina. Kini burung-burung ini masih ada, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit.

Lainnya dalam Burung

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema