1 Petrus · Pelajaran 3

Hidup Seorang Pendatang

Pelajari di pembaca
Kata kuncicara hidupdalam seluruh hidupmudarah Kristus yang mahaldilahirkan kembalidisucikanditebusfirman Allahhari Yesus Kristus menyatakan diri-Nyakarena kamukasihkebenarankekalketakutankudusmenghakimimenyatakan dirimenyucikan diripengharapanpenyataan Yesus Kristussadarlahsiapkanlah akal budimutaattakuttanpa salahtelah dipilih sebelum dunia dijadikantidak fanawaspadalah

Latar

Di awal suratnya, Petrus mengingatkan para pembacanya akan pengharapan mulia yang mereka miliki. Dengan memiliki pengharapan ini, orang Kristen hendaknya memusatkan hidupnya pada Kristus dan Firman-Nya. Jadi dalam perikop ini, Petrus mendorong para pendatang untuk hidup di jalan yang sesuai dengan pengharapan yang mereka miliki.

Tahukah Anda?

  1. “Siapkanlah akal budimu” () – “Gird up the loins of your mind” (NKJV): “Menggambarkan seseorang yang melipat jubahnya yang panjang dan menyelipkannya ke ikat pinggang agar ia dapat bergerak bebas dan cepat (Ref. ; ; ).” 2/223
  2. Kudus (): “Prinsip dasar dari kekudusan dalam Alkitab adalah keterpisahan dari semua hal yang duniawi. Prinsip ini dikembangkan ke dalam berbagai makna yang diterjemahkan sebagai “murni”, “suci”, “terpisah dari”, “dipersembahkan”, dan sebagainya. Pengertian paling sederhana prinsip kekudusan adalah: mengikuti perintah Allah dan Anak-Nya (Ref. ).” 2/224
  3. Kasih (): Di , Petrus menggunakan dua kata Yunani untuk menyebutkan kasih. Yang pertama, “kasih persaudaraan yang tulus ikhlas”, ia menggunakan kata philadelphia,
  4. yang berarti kebaikan persaudaraan atau kekaguman “yang didasarkan pada keindahan atau ketertarikan pada sebuah obyek.” 3/1571

Yang kedua, “saling mengasihi”, ia menggunakan kata agapaō, yang digunakan di Kitab Suci untuk menggambarkan kasih Allah yang rela berkorban dan sempurna.

Garis besar

  • Kudus
  • Takut akan Allah
  • Saling Mengasihi

Pertanyaan

Tentang seluruh pelajaran

1

Berdasarkan bagian ayat ini, tuliskanlah alasan-alasan untuk tiap perintah berikut ini: a. “Hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu” b. “Hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini” c. “Hendaklah kamu bersungguh- sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu”

2a

Bagaimana setiap dari tiga alinea ini membahas tema masa sekarang dan masa yang akan datang?

PengamatanPenafsiran
2b

Mengapa pembahasan ini berkaitan dengan pengajaran dalam bagian ayat ini?

Penafsiran

· Kudus

1

Perkataan “sebab itu” menyiratkan adanya alasan untuk perintah selanjutnya. Apakah alasan tersebut?

PengamatanPenafsiran
2a

Apa maksudnya “menyiapkan akal budi”?

Penafsiran
2b

Seperti apakah hidup dengan waspada?

PenafsiranPenerapan
2c

Mengapa kita harus menaruh pengharapan kita seluruhnya atas kasih karunia Tuhan Yesus? Bagaimana pengharapan yang demikian menentukan gaya hidup kita?

PenafsiranPenerapan
3

Bagaimanakah dapat membantu kita untuk lebih memahami arti kekudusan?

4

Mengapa kita harus taat pada Allah yang telah memanggil kita ketimbang menuruti hawa nafsu?

PenafsiranPenerapan

· Takut akan Allah

5a

Bagaimanakah memberi gambaran mengenai sifat kehidupan kita di dunia?

PengamatanPenafsiran
5b

Apakah Anda melihat diri Anda sebagai pendatang atau penetap di dunia? Apakah yang membedakan dua sudut pandang ini?

Penerapan
6a

mengingatkan akan penebusan kita. Dari apakah kita ditebus?

Penafsiran
6b

Dibayar dengan apakah penebusan ini?

Pengamatan
6c

Apakah hubungan penebusan ini dengan perbuatan kita?

PenafsiranPenerapan

· Saling Mengasihi

7

Apa yang diajarkan dalam alinea ini mengenai Firman Allah?

Pengamatan
8

Bagaimana wujud nyata ketaatan kita pada kebenaran?

PengamatanPenafsiran
9

Menurut Petrus, bagaimanakah kita saling mengasihi? Jelaskan jawaban Anda.

PengamatanPenafsiran
10a

Apa maksudnya kita telah dilahirkan kembali oleh Firman Allah?

Penafsiran
10b

Bagaimana pemahaman bahwa Firman Allah tetap untuk selama-lamanya mempengaruhi kehidupan Anda sehari- hari?

Penerapan