Titus · Pelajaran 4
Memuliakan Ajaran Allah
Latar
Seperti yang telah kita lihat di pelajaran sebelumnya, tanggung jawab Titus yang mendesak adalah untuk mengangkat penatua dan menjaga gereja terhadap ajaran-ajaran palsu. Tugas berikutnya yang harus dilakukan Titus adalah menyampaikan ajaran yang sehat, antara lainnya adalah mengajarkan setiap kelompok jemaat untuk memelihara sifat-sifat rohani dan menggenapi peran mereka di rumah. Paulus menyebutkan apa saja yang harus diajarkan Titus, mengapa ia harus mengajarkannya, dan bagaimana melakukannya.
Garis besar
- Perintah untuk Mengajarkan Hal-Hal yang Sesuai dengan Ajaran yang Sehat – Apa yang Diajarkan
- Ajaran untuk laki-laki yang tua
- Ajaran untuk perempuan-perempuan tua
- Ajaran untuk perempuan-perempuan muda
- Ajaran untuk orang-orang muda
- Pengingat untuk menjadi teladan dalam perbuatan dan perkataan – Bagaimana mengajar (I)
- Ajaran untuk hamba
- Alasan Mengapa Jemaat Harus Membangun Sifat yang Baik – Mengapa Ia harus Mengajar
- Nasihat untuk Mengajar dengan Segala Wibawa – Bagaimana mengajar (II)
Pertanyaan
· Perintah untuk Mengajarkan Hal-Hal yang Sesuai dengan Ajaran yang Sehat – Apa yang Diajarkan
Tuliskanlah semua persyaratan etika pada setiap kelompok jemaat. Apabila perlu, jelaskanlah maksud mereka dan pikirkanlah dalam konteks masa kini: a. Laki-laki yang tua; b. Perempuan yang tua; c. Perempuan muda; d. Orang-orang muda; e. Hamba
Apakah tujuan syarat-syarat ini? (5,8,10)
Teladan apakah yang harus ditunjukkan oleh Titus? Mengapa?
Bagaimanakah Anda menjelaskan maksud istilah-istilah ini? ? a.. Menguasai diri ( juga diterjemahkan sebagai bijaksana, tidak banyak mulut; 2, 5, 6, 12); b. Terhormat (2, 3)
Di bagian manakah dalam Alkitab topik tentang hamba juga disebutkan?
Bagaimanakah kita dapat menerapkan ajaran tentang hamba ini dalam konteks masa sekarang?
Dalam maksud apakah hidup kita “memuliakan ajaran Allah”?
Dalam kelompok jemaat apakah yang disebutkan dalam bagian ayat ini yang berlaku pada Anda? Renungkanlah bagaimana Anda menerapkan ajaran-ajaran pada kelompok tertentu ini dalam hidup Anda sendiri.
Bagaimanakah berhubungan dengan alinea sebelumnya?
Menurut alinea ini, dengan cara apakah anugerah keselamatan Allah mendorong kita untuk hidup saleh?
Umat tebusan Allah harus “rajin berbuat baik” (14). Apakah kerajinan ini ada dalam hidup Anda? Perbuatan baik seperti apakah yang harus mulai Anda lakukan dengan aktif?
Bagaimanakah Titus harus mengajar?
Bedakanlah antara nasihat dengan teguran (NKJV : “Speak these things, exhort, and rebuke with all authority. Let no one despise you”).
“Nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu” (15). Dengan apakah kewibawaan ini didasari?