Lidah buaya (lidah buaya pahit)
Tumbuhan dalam Alkitab
Daun tanaman lidah buaya berupa duri-duri kaku dan berdaging yang keluar dari tengah tanaman seperti bilah pisau yang tebal. Tepinya berduri dan kebanyakan berwarna hijau polos, tetapi ada juga yang berbintik atau bercak. Kebanyakan lidah buaya tidak memiliki batang yang terlihat, tetapi ada juga yang berbatang dan dapat mencapai tinggi lebih dari satu meter (3 kaki). Tanaman ini menghasilkan kelompok-kelompok bunga kecil berbentuk tabung berwarna merah atau kuning pada sebuah tangkai.
Gambar
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
ἀλόη aloē · 1 ayat
Maknanya
menyebut lidah buaya bersama mur sebagai campuran yang dibawa Nikodemus untuk merempahi jenazah Yesus.
Lebih lanjut
Lidah buaya dalam Perjanjian Baru harus dibedakan dari “aloe” yang disebut dalam beberapa terjemahan Perjanjian Lama. Dalam ; ; dan beberapa tempat lain, aloe merujuk pada serpihan kayu harum dari pohon gaharu yang terdapat di India utara (lihat 4.1.1). Namun, aloe yang disebut dalam Perjanjian Baru adalah lidah buaya sejati Aloe vera. Lidah buaya ini berasal dari Afrika bagian selatan, Arab, dan Madagaskar. Zat seperti gel di dalam daun lidah buaya telah dipakai sebagai obat selama berabad-abad, terutama untuk mengobati luka bakar dan lecet pada kulit. Lidah buaya juga dipakai sebagai pencahar, dan di zaman modern sebagai bahan segala macam krim kulit, sabun, sampo, bahkan sebagai minuman (di Asia), atau sebagai campuran teh.
Lainnya dalam Salep dan balsam (tanaman obat)
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema
