1 Tesalonika · Pelajaran 3

Hamba Yang Setia

Pelajari di pembaca
Ayat kunci
Kata kunciayahbanyak perlawananbenarbukan untuk menyenangkan manusiadisetujui Allahibu yang mengasuh dan merawat anakInjilkasih sayangkata-kata yang merayu keserakahankeberaniankepalsuankesesatanketidakmurnianlemah lembutmengucap syukurmenyenangkan Allahnasihatsaksisangat kami kasihisucitanpa celausaha dan kerja keras

Latar

Bagian ayat pada pelajaran ini merupakan kepanjangan dan penjelasan dari pasal pembukaan, ketika Paulus bersyukur kepada Allah karena gereja di Tesalonika yang menjadi teladan bagi gereja-gereja lain. Sekarang ia meminta jemaat untuk mengingat kembali waktu ketika Paulus dan rekan-rekan sekerjanya pertama kali datang memberitakan injil kepada mereka. Dalam usahanya menyangkal tuduhan-tuduhan palsu, Paulus memanggil jemaat Tesalonika dan memohon kepada Allah untuk menjadi saksi atas integritas pelayanan yang telah dilakukan Paulus dan rekan-rekan sekerjanya. Lalu di akhir pasal sekali lagi ia bersyukur kepada Allah atas sambutan jemaat Tesalonika pada injil dan iman yang teguh.

Tahukah Anda?

“Dianiaya dan dihina di Filipi” (): Bacalah untuk mempelajari catatan peristiwa ini.

Garis besar

  • Keberanian di dalam Konflik
  • Pemberitaan Injil yang Murni
  • Perbuatan yang Murni
  • Syukur

Pertanyaan

Tentang seluruh pelajaran

1

Perhatikanlah perpindahan perhatian utama dari pasal sebelumnya ke pasal berikutnya. Siapakah yang dibahas pada bagian ini?

Pengamatan
2a

berisi banyak kata-kata negatif. Catatlah kata-kata ini.

Pengamatan
2b

Sebaliknya, mengandung banyak penekanan positif. Catatlah kata-kata ini.

Pengamatan

· Keberanian di dalam Konflik

1

Bagaimanakah evaluasi Paulus dalam pelayanan mereka di Tesalonika?

Penafsiran
2a

Apakah yang memungkinkan seorang pemberita injil berani melakukan misinya walaupun ia harus menghadapi penganiayaan?

PengamatanPenafsiran
2b

Apakah pengaruh positif pada jemaat karena pemberitaan Injil yang berani menghadapi penganiayaan?

PenafsiranPenerapan

· Pemberitaan Injil yang Murni

3

Nasihat para rasul tidak berasal dari kesalahan (dalam pesan mereka), kenajisan, atau tipu daya (dalam cara mereka). Jelaskanlah hal-hal negatif ini dan mengapa tiga hal ini merugikan.

PenafsiranPenerapan
4a

Mengapa Allah mempercayakan injil kepada Paulus dan rekan-rekan sekerjanya?

Pengamatan
4b

Alasan apakah yang dapat kita temukan di tentang mengapa seorang pemberita injil harus berbicara untuk menyenangkan Allah ketimbang manusia?

PengamatanPenafsiran
5

“Hak” apakah yang dilepaskan oleh para rasul? (6)

PengamatanPenafsiran
6

Pengajaran apakah yang Anda pelajari dari bagian ayat ini dalam pelayanan Anda?

Penerapan

· Perbuatan yang Murni

7

Apakah maksud Paulus dengan membandingkan diri mereka dengan bapa dan ibu?

PengamatanPenafsiran
8a

Dua hal apakah yang rela diberikan oleh para rasul kepada jemaat Tesalonika? (8)

Pengamatan
8b

Apakah Anda mau melakukan hal yang sama kepada orang- orang yang Anda layani? Dengan cara-cara apakah Anda dapat mengorbankan hidup Anda demi mereka?

Penerapan
9

Apakah yang dimaksud Paulus dengan “bekerja siang malam”?

PengamatanPenafsiran
10

Apakah yang dapat kita pelajari dari tentang tujuan yang harus dituju oleh seorang hamba Injil?

Penerapan
11

Apakah maksudnya “hidup sesuai dengan kehendak Allah”?

PenafsiranPenerapan

· Syukur

12

Mengapa Paulus dan rekan-rekannya tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah karena jemaat Tesalonika?

Pengamatan
13

Apakah yang dapat kita pelajari dari jemaat Tesalonika dalam hal sikap kita saat menerima berita yang kita dengar? Mengapa sikap ini penting?

PengamatanPenerapan
14

Bagaimanakah jemaat Tesalonika tidak hanya percaya, tetapi juga mengalami, bahwa firman yang mereka dengar sungguh-sungguh adalah firman Allah?

Pengamatan
15

Bagaimanakah orang-orang Yahudi menghasut penduduk Tesalonika untuk menganiaya orang Kristen? (lihat )

Penafsiran
16

Dosa-dosa apakah yang dilakukan orang-orang Yudea yang menentang para rasul? Apakah akibat yang akan jatuh kepada mereka?

Pengamatan