1 Korintus · Pelajaran 11
Jauhilah Penyembahan Berhala
Latar
Untuk menjawab pertanyaan mengenai makanan yang dipersembahkan kepada berhala, Paulus menjelaskan pentingnya pengorbanan hak-hak pribadi demi saudara-saudari seiman. Bagian pelajaran ini meneruskan pembahasan yang sama dan juga memperingatkan kita untuk tidak memakan makanan yang dipersembahkan kepada berhala.
Tahukah Anda?
- “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum… ” (7): Paulus mengutip .
- “Mati dipagut ular” (9): Tulisan ini merujuk pada peristiwa yang dicatat di .
- “Dibinasakan oleh malaikat maut” (10): Alkitab tidak menyebutkan malaikat maut yang membinasakan bangsa Israel di tengah perjalanan mereka di padang gurun, tetapi Paulus mungkin merujuk pada peristiwa yang dicatat di .
Garis besar
- Peringatan terhadap Penyembahan Berhala
- Kemarahan Allah dengan Nenek Moyang Bangsa Israel
- Kejatuhan Nenek Moyang Bangsa Israel Sebagai Peringatan bagi Kita
- Menjauhi Penyembahan Berhala
- Mencari Keuntungan Orang Lain
Pertanyaan
· Peringatan terhadap Penyembahan Berhala
Kata “semua” terasa mencolok di pasal ini, karena Paulus menyebutkannya berulang kali. Menurut Anda, mengapa kata ini penting di ?
Paulus menyebutkan kehadiran Kristus di antara bangsa Israel dalam perjalanan mereka di padang gurun. Mengapa hal ini penting melihat keseluruhan bagian ini?
Apakah maksud Paulus dengan menyebutkan pengalaman rohani bangsa Israel?
Apakah empat dosa yang dilakukan bangsa Israel, yang disebutkan Paulus untuk memperingatkan jemaat Korintus?
Bagaimanakah pesan di berhubungan dengan perkara yang sedang dibahas Paulus?
Bagaimanakah kita menyikapi kebenaran di ?
Menurut bagian ayat ini, apakah cara nyata bagi kita untuk menjauhi penyembahan berhala?
Alasan-alasan apakah yang disebutkan Paulus untuk menjauhi makanan yang dipersembahkan kepada berhala?
Mengapa cawan berkat adalah persekutuan dalam darah Kristus, dan roti yang kita terima adalah persekutuan dalam tubuh Kristus?
Jelaskanlah makna kecemburuan Tuhan.
Bagaimanakah niat untuk tidak membuat Tuhan cemburu menjadi panduan bagi kita untuk mengambil pilihan yang benar?
Apakah pesan di ?
Apakah yang dimaksud Paulus dengan mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani ()?
Mengapa kita harus mengambil tindakan demi hati nurani orang lain?
Bagaimanakah kita melakukan segala sesuatu demi kemuliaan Allah?
Dalam hal apakah Paulus menginginkan agar jemaat meneladaninya?