Markus · Pelajaran 16

Memasuki Kerajaan Surga

Pelajari di pembaca
Kata kunciAnakhartahidup kekalikutlah AkuKerajaan Allahketegaran hatimemberi izinmenjual apa yang dimilikimungkinperceraianperintahpertamaperzinahansatu dagingseratus kali lipatterakhir

Latar

Yesus menutup pelayanan-Nya di Galilea, dan mengarah ke selatan menuju Yerusalem. Pertama-tama ia kembali ke Sungai Yordan, tempat Ia dibaptis. Di bagian ini Yesus memusatkan pengajaran-Nya pada perkara-perkara yang akan datang: kerajaan Allah, hidup kekal, kebangkitan, dan hari-hari terakhir.

Tahukah Anda?

  1. Yudea (): Sebutan Yunani dan Romawi pada wilayah Yehuda, kerajaan selatan di masa Perjanjian Lama.
  2. Surat cerai (): Hukum Perjanjian Lama (Ref. ) mengharuskan seorang suami menyatakan dengan jelas alasan mengapa ia menceraikan istrinya dengan dokumen resmi. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi istri dari perceraian yang diputuskan terburu-buru dan menghindarkannya dari sangsi-sangsi hukum. Namun ada berbagai penafsiran pada alasan-alasan resmi yang membenarkan seorang suami menceraikan istrinya. Salah satu alasan yang tergolong ekstrim, Shammai dan para pengikutnya berpendapat bahwa hanya perkara perzinahan yang dapat membenarkan seorang suami menceraikan istrinya. Di sisi lain, Hillel dan para pengikutnya berpendapat bahwa perceraian harus diizinkan dengan alasan sekecil apa pun, seperti apabila istri membuat masakan yang gosong atau pergi keluar dengan rambut tidak diikat.
  3. “Sejak masa mudaku” (): “Ini mungkin merujuk pada usia tiga belas tahun, ketika anak laki-laki Yahudi menjadi “bar mitzvah” (“anak perintah”). Di usia ini, anak laki-laki bertanggung jawab sepenuhnya untuk mengikuti hukum-hukum Allah.”
  4. Unta (): Binatang paling besar di wilayah Palestina masa itu.
  5. Lobang jarum (): Beberapa orang merujuk ungkapan ini sebagai suatu gerbang kecil di tembok kota Yerusalem. Namun tidak ada bukti adanya gerbang seperti ini di masa itu. Perbedaan besar antara binatang terbesar (unta) dan lubang terkecil (lubang jarum) mewakili apa yang mustahil bagi manusia.

Garis besar

  • Perceraian dan pernikahan
  • Orang-orang Farisi menguji Yesus tentang perceraian
  • Hukum Musa tentang perceraian
  • Ajaran Allah tentang pernikahan
  • Anak kecil dan kerajaan Allah
  • Murid-murid memarahi orang yang membawa anak-anak kecil kepada Yesus
  • Pengajaran dari anak kecil
  • Masuk ke dalam kerajaan Allah
  • Seorang kaya bertanya tentang hidup kekal
  • Menuruti perintah
  • Meninggalkan segalanya dan mengikuti Yesus
  • Orang kaya sulit masuk ke dalam kerajaan Allah
  • Upah mengikuti Yesus

Pertanyaan

· Perceraian dan pernikahan

1

Bagaimanakah pertanyaan orang-orang Farisi merupakan sebuah pencobaan? (Ref. Tahukah Anda 2)

Penafsiran
2a

Bandingkanlah pertanyaan orang-orang Farisi dengan jawaban Yesus. Dari sini, apakah yang kita pelajari tentang pernikahan?

PengamatanPenafsiranPenerapan
2b

Apakah perbedaan antara “perintah” (3) dan “izin” (4 – NKJV: “permit”)?

Penafsiran
2c

Bagaimanakah Yesus menghubungkan Hukum Musa tentang perceraian dengan perintah Allah tentang pernikahan?

PengamatanPenafsiran
3

Apakah bahaya yang ada dalam memperhatikan apa yang diperbolehkan atau tidak?

PenafsiranPenerapan
4a

Jelaskanlah pernikahan yang ideal. Bagaimanakah penjelasan Anda sesuai dengan pengajaran-pengajaran Alkitab?

Penafsiran
4b

Bagaimanakah pernikahan Anda dapat/akan membantu Anda melayani Allah?

Penerapan
5

Apakah yang diwakilkan hal-hal di bawah ini dalam sisi rohani? Apakah yang diajarkan kepada kita tentang hubungan kita dengan Allah? a. Pernikahan (; ; ; ); b. Perzinahan (; ; ); c. Perceraian (; ).

PenafsiranPenerapan

· Anak kecil dan kerajaan Allah

6a

Mengapa murid-murid memarahi orang-orang yang membawa anak-anak kecil kepada Yesus? Mengapa Yesus menegur mereka?

Penafsiran
6b

Bagaimanakah kita dapat melakukan kesalahan yang sama seperti murid-murid?

Penerapan
7a

Bagaimanakah seorang anak kecil bersikap pada perkara perceraian (2) atau menjual hak milik (21)?

Penafsiran
7b

Tuliskanlah sifat-sifat anak kecil yang harus kita pelihara sebagai orang dewasa.

PenafsiranPenerapan
8

Apakah perbedaan antara menyambut dan memasuki kerajaan Allah (15)? Bagaimanakah kita menyambut kerajaan Allah seperti anak kecil?

PenafsiranPenerapan
9

Bagaimanakah Anda membawa anak kecil kepada Yesus?

Penerapan

· Masuk ke dalam kerajaan Allah

10

Apakah yang diwakilkan orang-orang di bawah ini tentang persyaratan keselamatan? a. Orang Kaya; b. Murid-murid; c. Petrus.

PengamatanPenafsiran
11

Bagaimanakah Anda menjelaskan pengajaran Yesus di ? Apakah Yesus menyangkal kebaikan atau keilahian-Nya?

Penafsiran
12

Berdasarkan bagian ayat ini, apakah yang Yesus ajarkan tentang persyaratan keselamatan?

PengamatanPenafsiran
13

Apakah kekuatan dan kelemahan orang kaya ini?

PengamatanPenafsiran
14a

Yesus mengasihi orang kaya ini (21). Bagaimanakah Yesus menunjukkan kasih-Nya kepada orang ini?

PengamatanPenafsiran
14b

Mengapa orang itu pergi dengan sedih? Apakah yang sebaiknya ia lakukan?

14c

Apakah kelemahan rohani Anda? Apakah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya?

Penerapan
15a

Bagaimanakah seseorang dapat berkesimpulan bahwa orang kaya lebih mudah memasuki kerajaan Allah?

Penafsiran
15b

Bandingkanlah perkataan Yesus di dengan di . Mengapa murid-murid tercengang dengan perkataan Yesus?Bagaimanakah perkataan Yesus (24) menjawab keheranan mereka?

PengamatanPenafsiran
15c

Mengapa bagi manusia tidak mungkin orang kaya memasuki kerajaan Allah?

Penafsiran
15d

Sebutkanlah suatu hal yang tidak dapat Anda relakan. Mengapa?Bagaimanakah Anda menerapkan perintah Yesus, “pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin” (21)?

Penerapan
15e

Bagaimanakah Allah memungkinkan orang kaya memasuki kerajaan Allah? Tuliskanlah contoh-contoh orang kaya yang memperoleh kerajaan Allah.

Penafsiran
16

Apakah upah seratus kali lipat di masa sekarang?

Penafsiran
17

Bagaimanakah penganiayaan merupakan upah?

Penafsiran
18

Siapakah yang pertama dan yang terakhir?

Penafsiran