Matius · Pelajaran 7
Hukum-hukum Kerajaan Allah
Latar
Setelah mengajarkan tentang sifat dan pengaruh warga negara kerajaan Allah, Tuhan Yesus meneruskannya dengan menjelaskan hukum-hukum kerajaan Allah. Dalam pengajaran-Nya, Tuhan menetapkan patokan moral yang lebih tinggi dan menunjukkan sebuah dimensi yang baru dalam memegang hukum-hukum Allah.
Tahukah Anda?
- Kafir (Raca) (): ucapan hinaan yang bersifat serangan verbal secara pribadi. 1/1419 Mungkin berhubungan dengan kata bahasa Aram “kosong” yang maksudnya “kepala kosong”. 8/1446
- Surat cerai (; lihat ): Hukum Taurat sebenarnya dimaksudkan untuk menghindari perceraian, bukan menggalakkannya. Seorang perempuan membutuhkan dokumen umum berupa surat cerai tertulis untuk mendapatkan hak untuk menikah kembali tanpa sanksi sipil atau agama. Perceraian tidak dapat dilakukan diam-diam. 4/439
- Bersumpah (): Orang Farisi terkenal dengan sumpah-sumpah mereka yang mudah sekali diucapkan dalam hal sepele sekali pun. Tetapi mereka membuat pengecualian-pengecualian dalam pemahaman mental di dalam sumpah mereka. Apabila mereka ingin melepaskan diri dari sumpah yang telah mereka ucapkan atas nama surga, atau bumi, atau Yerusalem, atau kepala mereka sendiri, mereka dapat berdalih bahwa karena Allah tidak terlibat dalam sumpah mereka, sumpah itu tidak mengikat. 12/31
- Pemungut cukai (): Umumnya disebut “pemungut pajak”, adalah orang-orang setempat yang dipekerjakan pemungut pajak Romawi untuk mengumpulkan pajak bagi mereka. Karena mereka bekerja untuk Kekaisaran Romawi dan seringkali menuntut bayaran yang tidak beralasan, mereka mendapatkan reputasi yang buruk dan umumnya dibenci dan dianggap sebagai pengkhianat. 8/1447
Garis besar
- Penggenapan Hukum Taurat
- Yang lama dan yang baru
- Dosa pribadi dan pendamaian
- Perzinahan dan kemurnian
- Perceraian dan pernikahan kembali
- Sumpah dan kejujuran
- Luka pribadi dan pengorbanan
- Kebencian dan kasih
Pertanyaan
Tentang seluruh pelajaran
Apakah Anda mengamati suatu pola yang muncul berulang kali dalam pengajaran Yesus di bagian ini? Catatlah setiap perintah dengan menggunakan pola ini.
Bandingkanlah ketentuan hukum Allah baru dengan yang lama. Apakah ciri-ciri ketentuan yang baru?
· Penggenapan Hukum Taurat
Apa yang dimaksud dengan “Hukum Taurat atau Kitab para nabi”?
Bagaimanakah Yesus menggenapi hukum Taurat?
Apakah kebenaran orang-orang Farisi?
Bagaimanakah kita dapat melampauinya?
· Dosa pribadi dan pendamaian
Mengapa kita harus berdamai dengan saudara kita sebelum memberi persembahan di atas mezbah?
· Perzinahan dan kemurnian
Apakah secara hurufiah kita harus mencungkil mata dan memotong tangan kanan untuk menghindari dosa? Jelaskan jawaban Anda.
Bagaimana kita dapat menjalankan perintah ini jika kita mempunyai kecenderungan untuk melakukan berdosa?
· Sumpah dan kejujuran
Apakah arti kata-kata “jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan tidak”?
Apakah hubungan perintah ini dengan bersumpah?
Sebagai orang Kristen, apakah kita boleh bersumpah di pengadilan? Mengapa?
· Luka pribadi dan pengorbanan
Apakah pengajaran di balik hingga 42?
Apakah Yesus mengajarkan kita untuk menjadi malu dan lemah? Jelaskan jawaban Anda.
· Kebencian dan kasih
Mungkinkah kita memenuhi perintah Yesus:“Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna”?