Benda

Meja roti sajian

Benda buatan manusia dalam Alkitab

Pembuatan meja ini digambarkan dalam . Meja itu dibuat dari kayu penaga dan dilapisi emas. Panjangnya kira-kira satu meter (40 inci), lebarnya 50 sentimeter (20 inci), dan tingginya 75 sentimeter (30 inci). Petunjuk tentang perabot Kemah Suci hanya menetapkan satu meja untuk roti sajian. Ketika Salomo membangun Bait Allah, ia menambah jumlah meja menjadi sepuluh, seperti yang dilakukannya dengan kandil dan bejana pembasuhan. Karena petunjuk yang diberikan kepada Musa di Gunung Sinai menetapkan satu saja untuk masing-masing benda ini, mungkin hanya ada satu meja resmi, sedangkan yang lain semacam hiasan. Bagaimanapun juga, kata shulchan dipakai untuk semuanya, dan kata yang sama yang dipakai dalam Keluaran 25 hendaknya dipakai untuk menerjemahkan kata itu, baik dalam bentuk tunggal maupun jamak, dalam 2 Tawarikh 4. Dalam disebut “meja-meja dari perak”. Meja-meja ini tidak disebut di bagian lain Alkitab, dan kegunaannya tidak diberikan. Terjemahan yang baik untuk meja-meja ini ialah “meja-meja yang dilapisi perak”.

Gambar

Meja dengan roti sajian, atau “roti hadirat” (Taman Timna)
Meja dengan roti sajian, atau “roti hadirat” (Taman Timna)© Mboesch, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

שֻׁלְחָן shulchan · lechem hapanim, hama‘areketh · 23 ayat
τράπεζα, πρόθεσις trapeza · tēs protheseōs · 4 ayat

Lainnya dalam Perabot Kemah Suci dan Bait Allah

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema