Bagian lain Bait Allah
Benda buatan manusia dalam Alkitab
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
אַתּוּק, אַתִּיק ’atuq, ’atiq · 4 ayat
עָב ‘av · 2 ayat
שְׂחִיף, עֵץ schif ‘ets · 1 ayat
מִגְרַעַת migra‘ah · 1 ayat
Lebih lanjut
Makna kata Ibrani ’atuq /’atiq dalam tidak diketahui. Terjemahan istilah ini sangat beragam, sebagai berikut: “dinding” (RSV), “kamar samping” (CEV), “serambi bertingkat” (GNT, NIV), “langkan” (NJPSV), dan “lorong” (REB).
Makna kata Ibrani ‘av dalam juga tidak diketahui. Kata yang sama muncul sebagai semacam bagian bangunan dalam , dan di sana maknanya sama kaburnya. Di antara berbagai terjemahan terdapat “penutup” (GNT, CEV), “kanopi” (RSV), “bagian yang menjorok” (NIV), dan “kisi-kisi” (NJPSV).
Kata sifat Ibrani schif hanya muncul dalam dan maknanya tidak diketahui. Dari gambaran Bait Allah Salomo dalam kita mengetahui bahwa banyak benda dibuat dari kayu lalu dilapisi emas. Karena sulit melapisi batu dengan emas, kadang-kadang batu itu lebih dahulu ditutup dengan lapisan tipis papan kayu atau kayu lapis, lalu kayu itu dilapisi emas. Walaupun dalam gambaran Yehezkiel tentang Bait Allah yang akan datang tidak disebutkan lapisan emas, ada yang berpendapat bahwa lapisan kayu semacam itu menutupi dinding batu bagian dalam dan kayu itu sendiri dilapisi emas. Tentu saja penerjemah tidak boleh memasukkan emas ke tempat yang tidak menyebutkannya. Frasa schif‘ets telah diterjemahkan “dipapani kayu” (RSV, GNT), “dihiasi kayu” (CEV), “ditutupi kayu” (NIV), “dibingkai kayu” (REB), dan “dilapisi kayu” (NJPSV).
Kata Ibrani migra‘ah dalam menggambarkan suatu perangkat bangunan dalam Bait Allah Salomo. Pada dinding luar gedung Bait Allah dibangun kamar-kamar yang lebih kecil (lihat tsela‘ pada Kamar). Artinya, dinding luar gedung Bait Allah menjadi salah satu dinding kamar-kamar kecil itu. Satu ujung balok-balok lintang (yang disebut dalam Targum Aram, tetapi tidak dalam teks 1 Raja-raja; lihat Balok, kasau) dipasang pada dinding luar kamar kecil itu, sedangkan ujung yang lain harus bertumpu pada dinding luar Bait Allah. Daripada membuat lubang tembus pada dinding Bait Allah, mereka membuat ceruk atau relung (atau langkan sempit) tempat ujung balok itu diletakkan. Penopang ini disebut migra‘ah. Kata ini telah diterjemahkan “sengkedan” (RSV), “ceruk” (NJPSV), “langkan” (CEV), atau “langkan sengkedan” (NIV).
Lainnya dalam Bait Allah orang Yahudi
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema