Pohon ara hutan
Tumbuhan dalam Alkitab
Pohon ara hutan bukanlah pohon yang tinggi (sampai 10 meter [33 kaki]), tetapi memiliki cabang-cabang besar yang rendah dan menyebar—sangat cocok bagi orang yang pendek untuk dipanjat agar dapat melihat melampaui kerumunan orang yang lebih tinggi (lihat kisah Zakheus dalam ). Buahnya, walaupun dapat dimakan, tidak seberair atau semanis buah ara yang lebih umum. Hal yang paling tidak biasa tentang buahnya adalah bahwa buah itu tumbuh bergerombol langsung pada batang dan cabang pohon, bukan di antara daun-daunnya.
Gambar
Dalam Alkitab
Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai
שִׁקְמָה shiqmah · 7 ayat
συκομορέα sukomorea · 1 ayat
Maknanya
Dalam pohon ara hutan dipakai sebagai gambaran tentang sesuatu yang berlimpah. Bagian akhir ayat ini berbunyi: “[Raja Salomo membuat] banyaknya pohon kayu aras sama seperti pohon ara yang tumbuh di Daerah Bukit.” Para penerjemah hendaknya memperhatikan logika di sini. Ayat ini tidak mengatakan bahwa Salomo akan membawa pohon aras ke dataran rendah (Daerah Bukit atau Sefela), melainkan bahwa sebagaimana ada banyak pohon ara hutan di dataran rendah, akan ada banyak pohon aras di tanah Israel.
Lebih lanjut
Mengikuti Hepper, kami lebih suka memakai “sycomore” daripada “sycamore” untuk nama Inggrisnya, karena ejaan dengan “o” lebih mempertahankan bentuk Latin (sycomorus) dan Yunani (sukomorea) dan dipakai dalam bahasa Prancis. Perhatikan bahwa nama pohon ini dieja dengan “o” dalam KJV dan NEB. Seperti diamati Hepper (halaman 114), mungkin ada gunanya mengkhususkan nama “sycamore” untuk sejenis pohon plane (Platanus) di Amerika Serikat dan untuk anggota suku Acer di Inggris.
Ara hutan Ficus sycomorus, yang juga disebut ara murbei (bandingkan bahasa Jerman Maulbeerfeigenbaum), adalah sejenis pohon ara yang terdapat terutama di daerah dataran rendah di kawasan Laut Tengah. Pohon ini sudah dikenal di Mesir sejak tahun 3000 SM, tetapi juga di Lembah Indus di India. Zohary menduga bahwa pohon-pohon ara hutan di Israel, yang terdapat terutama di dataran pantai, adalah sisa-sisa dari masa yang lebih awal ketika jenis ara ini tersebar lebih luas.
Nabi Amos menyebut dirinya “pemungut buah ara hutan” (). Mungkin hal ini mengacu pada kebiasaan menoreh buah yang belum matang, yang mempercepat pertumbuhan buah itu. Hepper (halaman 113) melaporkan bahwa pertumbuhan yang mendadak ini disebabkan oleh gas etilena yang dilepaskan ketika buah itu ditoreh. Kebetulan, sekarang gas etilena dipakai oleh para penjual buah untuk mempercepat pematangan jeruk dan pisang.
Lainnya dalam Pohon dan semak budidaya
Sumber
Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema


