Benda

Naga, monster laut

Hewan dalam Alkitab

Tidak ada gambaran terperinci tentang monster-monster mitos ini di dalam Alkitab, tetapi beberapa konteks yang memberi petunjuk tentang rupanya mengisyaratkan bahwa mereka dibayangkan sebagai semacam ular raksasa yang hidup di laut.

Gambar

Naga bersayap dalam mitos
Naga bersayap dalam mitos© Wellcome Images, CC BY 4.0 International (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0), via Wikimedia Commons

Dalam Alkitab

Kata Ibrani dan Yunani untuknya, dan setiap ayat tempat masing-masing dipakai

תַּנִּין tannin · 9 ayat
δράκων drakōn · 20 ayat
κῆτος kētos · 3 ayat

Maknanya

Pemikiran Yahudi memandang monster laut atau naga sebagai a) perwujudan kekacauan yang ada pada tahap-tahap awal penciptaan, dan b) lambang bangsa-bangsa yang menjadi musuh Israel. Dalam Perjanjian Baru gagasan kedua ini diambil dan sedikit diubah, sehingga naga menjadi lambang kuasa-kuasa jahat yang berperang melawan gereja Yesus Kristus.

Lebih lanjut

Kata tannin secara tradisional diterjemahkan “ular” dalam dan juga dalam dan , yang kata itu muncul sejajar dengan kata lain untuk “ular”. (Lihat 4.9 Ular.) Selain rujukan-rujukan ini dan serta (yang kata itu berarti “serigala”), dalam semua pemunculan lainnya tannin dipakai untuk merujuk kepada monster laut mitos. Tampaknya tannin adalah kata umum untuk semua monster laut mitos semacam itu, dan behemoth serta livyathan adalah nama dua monster tertentu. Dalam kepustakaan para rabi yang kemudian, kepercayaan tentang monster-monster ini diperluas dan dikembangkan, dan monster-monster itu dipakai dalam tulisan-tulisan apokaliptik, yang di dalamnya mereka melambangkan musuh-musuh Israel.

Kemungkinan lain diusulkan oleh ahli-ahli Yahudi Cassuto dan Hacham dalam tafsiran mereka atas Kitab Keluaran. Mereka mencatat bahwa, sementara dalam tongkat Musa dikatakan berubah menjadi nahash di padang gurun, di tepi sungai Nil (Keluaran 7) tongkat Harun berubah menjadi tannin, yang mereka tafsirkan sebagai “buaya”. Dengan demikian setiap mukjizat sesuai dengan tempatnya: ular di padang gurun, buaya di tepi sungai. Hacham juga menunjukkan bahwa dalam Firaun disebut “buaya yang besar [tanim ], yang berbaring di tengah anak-anak sungaimu”, dan bahwa orang Mesir dahulu menyembah buaya. Walaupun belum ada terjemahan yang mengikuti usul ini, usul ini patut dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh. (Gambar buaya terdapat di bawah dalam 7.3 Lewiatan.)

Kata Yunani drakōn diterjemahkan “dragon” (naga) dalam semua versi bahasa Inggris, kecuali dalam terjemahan NEB atas , yang menerjemahkannya “snake” (ular). Dalam Septuaginta, terjemahan Alkitab Ibrani, drakōn biasanya dipakai untuk menerjemahkan kata Ibrani tannin.

Kata Yunani kētos merujuk kepada makhluk raksasa apa pun. Dalam sebagian besar kasus kata ini dipakai untuk monster laut, tetapi NEB menerjemahkan kata ini “whale” (ikan paus).

Lainnya dalam Makhluk mitos

Sumber

Plants and Trees in the Bible, Animals in the Bible and Human-made Things in the Bible © United Bible Societies, 2025 (adapted from Each According to its Kind: Plants and Trees in the Bible by Robert Koops, All Creatures Great and Small: Living Things in the Bible by Edward R. Hope, and The Works of Their Hands: Man-made Things in the Bible by Ray Pritz), CC BY-SA 4.0; adapted for eRhema